Edward Menjadi Sorotan Media dan Masyarakat Setelah Anaknya Terlibat Kasus Penganiayaan

BeritaPedia.co.id-Bandung-Edward Tannur adalah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang terafiliasi dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjabat dalam Komisi IV.

 

Ia lahir pada tanggal 2 Desember 1961 di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Edward memiliki latar belakang pendidikan sarjana Hukum dan lulus dari Universitas PGRI Kupang pada tahun 2009.

 

Kariernya dalam dunia politik dimulai ketika ia menjadi Ketua Fraksi PKB dan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara pada periode 2004-2009.

Pada pemilihan umum legislatif tahun 2009, Edward mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan berhasil terpilih. Ia terus menjabat dalam DPR RI hingga periode 2019-2024. Di dalam DPR RI, Edward Tannur mengepalai Komisi IV yang memiliki kewenangan dalam bidang Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Kelautan.

 

Selama karier politiknya, Edward Tannur aktif terlibat dalam berbagai bidang dan menjadi bagian dari Fraksi PKB.

Namun, namanya menjadi sorotan media dan masyarakat setelah anaknya, Gregorius Ronald Tannur, terlibat dalam kasus penganiayaan yang berakibat fatal, yang kemudian mengakibatkan penonaktifan Edward Tannur dari semua tugasnya di Komisi IV DPR RI oleh PKB.

 

Pencabutan keanggotaannya dari komisi tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin, 9 Oktober 2023, sebagai salah satu tindakan sanksi terkait kasus yang melibatkan anaknya.

 

Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Edward Tannur, saat ini tengah menjadi perhatian publik karena keterlibatan anaknya, Gregorius Ronald Tannur, dalam sebuah kasus penganiayaan yang berakibat fatal.

 

Gregorius telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Dini Sera Afrianti alias Andini (27 tahun).

 

Pihak berwenang menaikkan status Gregorius menjadi tersangka berdasarkan fakta-fakta penyidikan, alat bukti, serta kronologis kejadian. Korban diduga mengalami penganiayaan setelah menghabiskan malam bersama di sebuah tempat hiburan di Surabaya Barat, seperti yang terekam dalam video yang menjadi viral.

 

Partai PKB, yang merupakan partai yang menaungi Edward Tannur, secara resmi telah mengumumkan penonaktifan Edward Tannur sebagai kader partai.

 

Penonaktifan ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid.

 

Surat pencabutan keanggotaan Edward Tannur dari Komisi IV DPR RI akan diajukan pada Senin (9/10/2023) sebagai salah satu tindakan sanksi terkait kasus yang melibatkan anaknya.

 

Edward Tannur adalah Anggota DPR RI dari Fraksi PKB yang menjabat di Komisi IV, yang bertanggung jawab atas bidang Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Kelautan. Ia memiliki latar belakang pendidikan sarjana Hukum dari Universitas PGRI Kupang pada tahun 2009.

 

Karier politiknya dimulai dengan menjadi Ketua Fraksi PKB dan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara pada periode 2004-2009.

 

Edward kemudian mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada tahun 2009 dan berhasil terpilih, menjabat hingga periode 2019-2024.

 

Edward Tannur lahir pada tanggal 2 Desember 1961 di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komentar