Kab. Bandung, beritapedia.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung melaksanakan launching tahapan Pilkada Serentak Nasional 2024 di Jalan Al Fathu Soreang, Jumat (31/5/2024) sore.
Sekaligus, KPU juga melaksanakan peluncuran maskot dan jingle pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Maskot yang dilaunching itu bernama Baja (Bandung Jawara) dan Baji (Bandung Ngahiji), untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional tahun 2024.
Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi mengatakan bahwa hari Jumat sore ini KPU Kabupaten Bandung melaksanakan peluncuran tahapan Pilkada Kabupaten Bandung 2024.
“Alhamdulillah, persiapan kami dari awal sudah matang. Yang hadir juga sangat luar biasa, termasuk Pak Bupati Bandung hadir, Pak Kapolresta Bandung juga hadir, dari KPU Provinsi Jabar juga hadir dan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung lainnya,” kata Syam Zamiat dalam keterangannya di sela-sela pelaksanaan peluncuran tahapan Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024.
Tak hanya itu, imbuh Syam Zamiat, jajaran KPU yang menjadi tetangga terdekat KPU Kabupaten Bandung juga turut hadir untuk menyaksikan peluncuran tahapan Pilkada Kabupaten Bandung.
“Termasuk juga kita (KPU Kabupaten Bandung) meluncurkan jingle dan maskot Pilkada yang telah disayembarakan pada minggu-minggu kemarin,” kata Syam Zamiat.
Dikatakannya, pada tahapan Pilkada sekarang, KPU masih menunggu tahap pencalonan dari calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung.
“Hari ini, kami (KPU Kabupaten Bandung) tidak ada calon dari perseorangan,” ujarnya.
Menurutnya, pada 12 Mei 2024 lalu, pendaftaran terakhir dari calon perseorangan, hanya ada satu calon atau bakal calon perseorangan yang sudah meminta akun dan meng-upload dokumen.
“Dari kewajiban memenuhi persyaratan dari bakal calon perseorangan itu sebanyak 172.598 KTP, itu hanya masuk yang diupload 30 KTP. Artinya KPU Kabupaten Bandung tidak menerima calon dari jalur perseorangan,” katanya.
“Jadi kami hanya menunggu nanti tahapan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari jalur parpol (partai politik),” imbuhnya.
Syam Zamiat juga turut menjelaskan nama maskot Baja dan Baji.
“Kalau Baja itu Bandung Jawara, kalau Baji itu Bandung Ngahiji. Jadi kami diskusi bersama teman-teman, munculah ada nama Baja dan Baji,” katanya.
Syam Zamiat mengatakan bahwa pihaknya sudah merasakan menjadi Bandung Jawara. “Jawara itu tidak lepas dari Bandung Ngaji. Kita itu harus ngahiji, artinya harus bersatu. Semua unsur yang ada di Kabupaten Bandung bersatu,” ujarnya.
Bisa merasakan hal itu, lanjut Syam Zamiat, saat melaksanakan Pemilu 2024 lalu. “Alhamdulillah pada Pemilu kemarin, KPU Kabupaten Bandung dan semua jajaran di Kabupaten Bandung sudah melaksanakan Pemilu dengan lancar, tertib, sukses, tanpa ekses,” ucapnya.
“Ini kita karena mempunyai jargon bahwa yang namanya Pemilu itu penting dan keamanan itupun penting. Kami semua sudah bersepakat bahwa keamanan, ketentraman di Kabupaten Bandung diutamakan,” imbuhnya.
“Alhamdulillah dengan adanya ngahiji dari unsur penyelenggara, mulai dari KPU, Bawaslu, Forkopimda, Pemerintah Daerah, termasuk Pak Kapolresta Bandung, Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Kejaksaan, semuanya ngahiji untuk menjadikan Kabupaten Bandung dalam pelaksanaan Pemilunya sukses,” jelasnya.
Syam Zamiat mengatakan pelaksanaan peluncuran tahapan Pilkada Serentak Nasional 2024 ini, untuk mengenalkan kepada khalayak masyarakat luas bahwa KPU Kabupaten Bandung siap melaksanakan tahapan Pilkada Kabupaten Bandung.
“Supaya masyarakat paham dan mengerti, juga tahu bahwa kita ini akan melaksanakan pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung pada tanggal 27 November 2024,” jelasnya.
Ia mengatakan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari parpol itu mulai Agustus-September 2024.
“Kami menunggu dari parpol yang akan mengusung calon-calonnya. Tahapan pendaftarannya Agustus sampai September 2024,” ujarnya.
Syam Zamiat mengatakan bahwa KPU Kabupaten Bandung sudah menerima kucuran anggaran hibah dari Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp 101 miliar untuk pelaksanaan Pilkada Bandung.
“Anggaran hibah sebesar ini untuk semua tahapan Pilkada Bandung,” (**)









Komentar