Abang Ijo Tanya ke Idang soal Kasus LPK Azumy, Siap Ke Jalur Hukum?

BERITA11 Dilihat

Beritapedia.co.id – Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan kasus dugaan penipuan kerja ke Jepang oleh LPK Azumy Gakuin Centre (AGC) Purwakarta.

Permasalahan inipun ramai kembali dibicarakan, para warga yang diduga menjadi korban LPK tersebut menuntut untuk meminta keadilan.

Wakil Bupati Purwkarta Abang Ijo Hapidin melalui TikTok pribadinya @bangwabup.purwakarta, Rabu 19 Maret 20225 menggugah momen pertemuan yang terlihat di kediamannya dengan pihak LPK Azumy Gakuin Centre (AGC) Purwakarta.

Dalam momen yang diunggah tersebut, Bang Jo sapaan akrab Wabup Purwakarta mendatangkan pihak LPK tersebut yakni Idang dan rekan-rekannya.

Disimak dalam video tersebut Abang Ijo menanyakan tanggapannya, yang disebutkan dari laporan warga terkait ada yang menjadi korban LPK Azumi.

Idang manjawab pertanyaan Abang Ijo, pihaknya mengakui ada beberapa pihak siswa yang mengadukan yang diduga telah dirugikan.

Padahal, kata Idang, sitem yang digunakan sudah sesuai standar, “Bahwa si anak mendaftar ke kami, dengan mendaftar Rp10 Juta, dan itu sudah termasuk makan, termasuk guru sensei yang memberikan pembelajaran selama siswa itu belum lulus” jawab Idang.

Idang mengaku saat ini dirinya merasa menjadi sasaran tuduhan penipuan, padahal kata Idang, pihaknya telah menjalankan sesusai prosedur.

Tak lepas dari pengakuan yang disampaikannya itu, Wabup Purwakarta Abang Ijo pun mengarahkan permasalahan ini untuk dibawa ke jalur hukum.

Menjawab untuk jalur menempuh hukum, Idang pun mengaku siap apa bila benar sebagaimana yang ditudingkan. Namun begitu proses hukum sudah sempat ditempuh kepihak Kepolisian.

“Itu sudah melakukan penyelidikan, itu di BAP, dan hasilnya tidak ditemukan ada tindak pidana penipuan, itu sudah dihentikan, karena tidak terbukti,” pengakuan Idang ke Abang Ijo.

Lantas begitu, Abang Ijo memastikan kembali kenapa permasalahan ini kembali muncul di media sosial kepada idang.

Idang menjawab, “mereka menuntut kepada saya untuk pengembalian uang, sedangkan sudah terpakai untuk. Satu membayar matching JOB di Jepang, harusnya mereka itu harus belajar lagi sampe lulus,” pengakuannya.

Sebagaimana ulasan informasi yang disampaikan, agar tidak sepihak, Abang Ijo itu, ia mengaku akan mencari tahu bagaimana pengakuan dari pihak siswa yang saat ini merasa dirugikan.

“Nanti kita Panggil pihak terkait agar permasalahan ini ada solusi,” tulis Abang ijo dalam unggahannya tersebut. ****

Komentar