Robi si Anak Ajaib, Tukang Rongsok “Burung” yang Mau Rugi Kini Jadi Pengusaha Rongsok Spesialis Logam
BERITAPEDIA.CO.ID, BANDUNG- Kisah inspirasi usaha bisa dijadikan guru usaha bagi para pelaku bisnis yang baru melangkah. Inilah kisah Robi (54), Warga Cicalengka yang kini Bisa berdayakan masyarakat melalui rongsok (scrap).
Dalam sebuah kesempatan beritapedia melakukan wawancara khusus bersama Robi di temui di tempat kerjanya, Sabtu (17//1/2025).
Robi bercerita, setelah dirinya pensiun dari Karyawan Pikiran Rakyat 15 tahun yang lalu, uang pesangon, aset rumah mobil habis dipakai kebutuhan keluarga yang padawaktu itu belum menemukan jalan usaha yang tepat.
Namun Robi pun diperkenalkan dengan usaha yang kini digelutinya yakni rongsokan (scrap), yang kini menjadi usaha pokoknya.
Awal mula melangkah di bisnis ini tentu saja tidak mudah. Usaha yang kini digeluti Robi sejak 7 tahun silam, akhirnya menemukan jalan terbaiknya. Kini omset dari bisnis rongsok yang digelutinya bisa mencapai ratusan juta per minggunya.
“Tidak mudah kang, mulai dari dorong gerobak untuk mencari rongsok di kampung cari rongsokan, dan saya pun tidak menyangka bisa jadi seperti sekarang ini,”ujarnya.
Usaha yang ditempuh dengan kerja keras, kerja cerdas tentu saja akan menghasilkan hasil yang sesuai dengan cara kerjanya.
Tujuh tahun lalu, ia dipertemukan dengan seorang bos rongsok yang kini jadi partner bisnisnya melalui iklan di Facebook. Ia pun belajar dari bosnya, yang spesialis rongsok logam.
“Ada iklan lowongan kerja di Facebook, yang menerima pegawai untuk mencari rongsok dengan gerobak, dan saya pun mengambil kerjaan itu,”ungkapnya.
Tantangan demi tantangan bosnya bisa di lalui oleh Robi dengan luar biasa. Mulai dari omset ratusan ribu per hari, sampai dengan jutaan per hari Robi bisa melakukannya.
Bos pun senang karena setiap kali Robi membawa barang (rongsokan) bernilai jadi cuan. Mulai dari omset ratusan ribu per hari, sampai dengan jutaan perminggunya. Bahkan, karena seringnya Robi bawa barang ke bos nya, Ia dijuluki tukang rongsok Ajaib ti Cicalengka.
Ia pun tidak menyangka usaha rongsok nya bisa meningkat sampai seperti sekarang ini, Robi hanya butuh waktu tujuh tahun untuk berdiri kembali dari keterpurukan usahanya.
Kini dari usaha rongsokan, yang mulanya hanya beromset ratusan ribu per Minggu, saat ini bisa mencapai ratusan juta per Minggu, dan mencapai 2 milliar per bulan.
Ternyata ini rahasia usaha Robi!!
Selama usahanya Robi tidak pernah mengambil laba besar, tetapi mengambil laba kecil namun kuantiti banyak.
Prinsip bisnis inilah yang ia terapkan yakni dengan mengejar kuantiti barang, dengan tidak mengedepankan laba yang besar semata. “Lebih baik mencari laba yang kecil tetapi kuantitinya banyak, daripada laba besar kuantiti sedikit,”ucapnya.
Selain itu, Robi menekankan “bisnis itu harus siap rugi untuk untung,” ucapnya. Bahkan, karena Robi siap Rugi untuk untung, kadang membeli rongsok lebih besar dari bos nya sendiri.
Tetapi pada akhirnya kini keuntungan didapatkannya. Semua tukang rongsok logam, pengumpul, pengepul berbondong menjual ke dirinya. “Ada kekuatan emosi yang harus dibangun dengan sesama pelaku usaha rongsok, dan menjaga integritas itu penting untuk berbisnis,”ucapnya.
Penulis : Andi Rohendi










Komentar