Pagu Anggaran Menurun Drastis, Musrenbang Nagreg Kerucutkan 102 Usulan Skala Prioritas

BERITA55 Dilihat

Headline:

Pagu Anggaran Menurun Drastis, Musrenbang Nagreg Kerucutkan 102 Usulan Skala Prioritas hal ini diakibatkan dari Turunnya TKD dari Pemerintah Pusat

NAGREG, BERITAPEDIA – Pemerintah Kecamatan Nagreg menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Kecamatan Nagreg pada Rabu (11/2/2026).

Di tengah tantangan penurunan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Kabupaten Bandung, forum ini berupaya menyaring aspirasi masyarakat agar pembangunan tetap berjalan efektif.

Musrenbang ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, OPD, pemerintah desa, serta lima dari tujuh Anggota DPRD Kabupaten Bandung daerah pemilihan (Dapil) 4.

Anggaran Merosot ke Angka Rp2,7 Miliar

Camat Nagreg, Perdana Firmansyah, S.STP, mengungkapkan bahwa perencanaan tahun 2027 menghadapi kendala finansial yang cukup serius. Dari total sekitar 400 usulan yang masuk dari 8 desa, pihaknya hanya mampu mengakomodir 102 usulan strategis. Hal ini disebabkan oleh pagu anggaran yang turun menjadi Rp2,7 miliar akibat berkurangnya TKD pusat ke daerah.

“Meski anggaran mengalami penurunan, kami tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan sesuai skala prioritas. Perencanaan harus tetap berbasis aspirasi masyarakat dari tingkat desa hingga kecamatan,” tegas Perdana.

Ia menambahkan, keterbatasan ini akan disikapi dengan kolaborasi lintas sektor, termasuk mencari dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat agar program peningkatan daya saing daerah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi tetap terealisasi.

Soroti Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Senada dengan Camat, para Anggota DPRD Kabupaten Bandung yang hadir menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam menentukan program. Mengingat kondisi geografis Nagreg, sektor infrastruktur, pertanian, dan mitigasi bencana menjadi poin krusial yang tidak boleh terabaikan.

Apalagi, beberapa desa di Nagreg baru-baru ini terdampak longsor akibat curah hujan tinggi. Anggota dewan mendorong agar anggaran yang ada diprioritaskan untuk langkah mitigasi berkelanjutan, seperti pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), perbaikan drainase, serta reboisasi di wilayah rawan.

Upaya Konsultasi ke Kemendagri

Terkait penurunan dana transfer, Anggota DPRD mengabarkan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami telah melakukan konsultasi terkait Transfer Keuangan Daerah. Mudah-mudahan melalui evaluasi ini, alokasi TKD ke depan bisa lebih optimal dan tidak kembali mengalami penurunan,” ujar Dedi Saeful Rohman legislator dari Partai Gerindra Dapil 4.

Diharapkan, hasil Musrenbang ini benar-benar menjadi patokan penyusunan kebijakan pembangunan tahun 2027 yang mampu menjawab kebutuhan mendasar warga Nagreg meski di tengah keterbatasan fiskal. (Andi)

Writer: AndiEditor: Andi Rohendi

Komentar