BANDUNG – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) perdana jajaran Forkopimcam Cicalengka yang digelar di Masjid Al-Barokah RW 10, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Cicalengka, Kapolsek Cicalengka, Danramil Cicalengka, para Kepala Desa se-Kecamatan Cicalengka, Kepala KUA, jajaran MUI Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Cikuya yang antusias mengikuti rangkaian ibadah hingga sesi silaturahmi.
Sejak waktu Isya tiba, masyarakat telah memadati masjid. Rangkaian acara dimulai dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan shalat Tarawih dan Witir, kemudian sambutan dari unsur Forkopimcam. Momentum ini bukan sekadar ibadah bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kapolsek menyoroti maraknya kasus penipuan yang bermula dari media sosial. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan platform digital.
“Saat ini banyak laporan kejadian penipuan yang berawal dari media sosial. Korban tergiur iming-iming hadiah, investasi, maupun paket sembako murah. Kerugiannya tidak sedikit, bahkan ada yang sampai puluhan juta rupiah. Kami mengimbau masyarakat agar jangan mudah percaya pada tawaran yang belum jelas kebenarannya,” tegas Kapolsek di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti nomor KTP, rekening, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal.
“Kalau ada tawaran paket sembako atau usaha tertentu, pastikan dulu penyelenggaranya jelas, orangnya dikenal, dan sudah terpercaya. Pahami aturan mainnya sebelum ikut. Jangan sampai niat ingin untung malah buntung,” tambahnya.
Selain penipuan daring, Kapolsek juga menyoroti maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.
“Menjelang Lebaran, aktivitas masyarakat meningkat. Ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami minta warga selalu waspada. Parkirkan kendaraan di tempat yang aman, gunakan kunci ganda, dan jika perlu tambahkan pengaman lainnya,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali ronda malam dan meningkatkan kepedulian lingkungan.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Cicalengka,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut menyinggung rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Desa Cikuya. Ia berharap seluruh proses berjalan aman, damai, dan demokratis.
“Menjelang Pilkades PAW, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas. Beda pilihan itu biasa, tapi persatuan dan silaturahmi harus tetap dijaga. Pilihlah kepala desa yang benar-benar pro rakyat, yang punya niat tulus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menolak politik uang dan provokasi yang dapat memecah belah warga.
“Jangan sampai karena perbedaan pilihan kita jadi bermusuhan. Desa harus tetap rukun. Siapapun yang terpilih nanti, itu adalah pilihan terbaik masyarakat. Mari kita dukung bersama demi kemajuan Desa Cikuya,” pungkasnya.
Kegiatan Tarling perdana ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara Forkopimcam dan warga. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan dan aparat keamanan di tengah masyarakat menjadi simbol kuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di wilayah Cicalengka, khususnya di Desa Cikuya. (Akuy)







Komentar