Ringankan Beban Korban Banjir Aceh, Da’i Peduli Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Paket Ramadan

BERITA, HEADLINE15 Dilihat

Sebagai upaya meringankan Beban Korban Banjir Aceh, Da’i Peduli Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Paket Ramadan

ACEH, BERITAPEDIA– Lembaga kemanusiaan Da’i Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi tanggap bencana.

Merespons dampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh pada Januari 2026 lalu, Da’i Peduli bergerak cepat menyalurkan amanah donasi dari kaum muslimin Indonesia untuk masyarakat terdampak di Aceh Utara dan Aceh Tamiang pada 6-7 Maret 2026.

Pembina Da’i Peduli, Agus Hidayat, ST, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga yang telah berdiri sejak 2016 tersebut. Ia menekankan bahwa transparansi melalui dokumentasi adalah kunci menjaga kepercayaan donatur.

“Masyarakat Indonesia memiliki kepedulian yang sangat tinggi. Mereka hanya ingin melihat lembaga yang kredibel. Oleh karena itu, setiap distribusi bantuan selalu kami dokumentasikan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada para donatur,” ujar Agus Hidayat.

Bekerja sama dengan MT Al Munawwarah, aksi bertajuk “Bantu Pulihkan Aceh di Bulan Ramadhan” ini menyasar enam titik lokasi, mulai dari Gampong Jurong di Aceh Utara hingga pelosok Desa Tanjung Keramat di Aceh Tamiang.

Sebanyak kurang lebih 15 kegiatan sosial telah berhasil dilaksanakan secara kolektif untuk meringankan beban warga Sumatera Utara dan Aceh.

Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi kebutuhan spiritual dan logistik, di antaranya:

  • Pendidikan & Religi: Mushaf Al-Qur’an, Iqra, kitab pesantren, serta tikar dan alat kebersihan untuk rumah mengaji.
  • Santunan Ramadan: 125 paket Ramadan untuk guru ngaji dan 125 paket untuk anak yatim.
    Kesehatan & Sanitasi: Masker debu untuk lokasi bencana, keperluan bayi, hingga alat olahraga pesantren.

 

“Meskipun belum maksimal, setidaknya kita bisa meringankan beban saudara kita. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur. Khoirunnas anfauhum linnas, semoga kita semua menjadi ahli kebaikan,” tutup Agus.

Melalui bantuan ini, diharapkan anak-anak tetap dapat mengaji dengan nyaman dan para guru ngaji serta anak yatim dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita di tengah masa pemulihan pascabencana.
(Andi)

 

Writer: AndiEditor: Andi Rohendi

Komentar