Beritapedia.co.id, Jakarta – Kunjungan Prabowo Subianto, calon presiden terpilih, ke kantor pusat DPP PKB pada Rabu (24/4/2024), memicu banyak teori.
BACA JUGA: Nilai Tukar Turun Lagi 60 poin jadi Rp16.215 per dolar AS Hari Ini
Publik berpendapat bahwa Prabowo ingin membujuk PKB untuk bergabung dalam kabinet yang ia bentuk bersama Gibran Rakabuming Raka.
Apakah ini benar?
Pastinya hanya Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Isksandar atau Cak Imin yang secara pasti mengetahui isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.
BACA JUGA: Desa Binakarya Banyuresmi Garut, Gulirkan Program Ketahanan Pangan
Pengamat politik Igor Dirgantara menyatakan, ada kemungkinan Partai PKB bersatu kembali dengan Prabowo dalam koalisi.
Menurut pendapat Igor, setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan dan KPU mengumumkan rapat pleno mengenai Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029, partai politik akan lebih aktif melakukan manuver politik untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran selama periode tersebut.
Igor menilai apa yang disampaikan Prabowo beberapa waktu lalu soal kembalinya PKB mungkin ada benarnya, khususnya bagi PKB.
Pada tanggal 2 September 2023 lalu, Prabowo pernah mengungkapkan bahwa PKB akan muncul lagi ketika Partai Gelora mengumumkannya sebagai calon presiden.
Pada saat itu, Prabowo yakin dan tetap tenang bahwa ‘PKB akan kembali muncul’.
Menurut Igor, tidak mengherankan bahwa PKB kembali bergabung, karena awalnya partai tersebut memang telah bergabung di Koalisi Indonesia Maju.
Kemudian, partai tersebut pindah ke Koalisi Perubahan bersama dengan Nasdem dan PKS untuk mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Dalam pertemuan antara Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyatakan bahwa tidak ada pembahasan mengenai hal tersebut.









Komentar