Momentum Hari raya Idul Adha bermakna renungan pengorbanan, menikmati rasa syukur atas nikmat Allah, serta meningkatkan rasa peduli terhadap sesama.
M. Lutfhi Hafiyyan : Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Bandung
Beritapedia.co.id- Idul Adha adalah hari raya umat Islam yang memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya, Ismail, sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT.
Peristiwa tersebut kemudian digantikan dengan penyembelihan seekor domba oleh Allah SWT.
Bagi Mochamad Lutfhi Hafiyyan, Idul Adha adalah momen dimana ia sebagai insan, ia sebagai umat beragama Islam mempunyai kewajiban untuk berbagi dengan sesama.
“Idul Adha adalah momen dimana kita semua memiliki kewajiban untuk memaknainya sebagai waktu dimana kita harus meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ucap Kang Lutfhi ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung.
Idul Adha menjadi momen penting bagi umat Islam sebagai momentum untuk:
a. Merenungkan makna pengorbanan. Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan tentang ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT, bahkan ketika diminta untuk melakukan hal yang sangat sulit.
b. Menunjukkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Idul Adha menjadi momen untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, termasuk nikmat iman dan Islam.
c. Meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Daging kurban yang dibagikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa merupakan wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama.
d. Mempererat tali persaudaraan. Idul Adha menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antar umat Islam, baik melalui silaturahmi maupun kegiatan bersama lainnya.
Berikut beberapa tradisi yang biasa dilakukan umat Islam di Indonesia pada momen Idul Adha:
e. Melaksanakan salat Idul Adha. Salat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah.
f. Menyembelih hewan kurban. Hewan kurban yang biasa disembelih adalah sapi, kambing, atau domba. Daging kurban kemudian dibagikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa.
g. Melakukan silaturahmi. Umat Islam saling mengunjungi keluarga, kerabat, dan tetangga untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan.
h. Menyantap hidangan khas Idul Adha. Hidangan khas Idul Adha di Indonesia biasanya adalah sate, gulai, dan rendang yang terbuat dari daging kurban.
Idul Adha adalah momen yang penuh makna dan berkah bagi umat Islam. Momen ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mempererat tali persaudaraan.
Melalui artikel ini, Mochamad Lutfhi Hafiyyan mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Adha 1445H, semoga kita semua dijadikan insan/manusia yang lebih baik lagi dalam menebar manfaat,” pungkas Kang Upi.
Andi







Komentar