KABUPATEN BANDUNG – Ketidakmampuan infrastruktur dalam menampung debit air kembali memakan korban setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Kamis (2/3/2026).
Delapan kecamatan dilaporkan lumpuh akibat terjangan banjir dan tanah longsor yang terjadi secara serentak.
“Sejumlah rumah mengalami rusak ringan hingga berat, bahkan satu unit rumah ambruk,” tegas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya.
Kegagalan Mitigasi Saat Hujan Deras Melanda Pemukiman Warga
Bencana ini seolah menjadi agenda rutin yang gagal mengantisipasi oleh pemerintah daerah setempat meski tanda-tanda cuaca ekstrem sudah terlihat jelas.
Fenomena hujan deras ini memaksa warga di Kecamatan Kutawaringin, Arjasari, Cangkuang, Kertasari, Soreang, Banjaran, Pangalengan, dan Ibun terjebak dalam situasi mencekam.
Jalan raya yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi kini berubah menjadi sungai cokelat yang memutus akses mobilitas publik.
“Satu rumah di Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari ambruk akibat tidak kuat menahan pergerakan tanah,” ujar Beny menambahkan keterangannya.
Kelumpuhan Total Jalur Transportasi Utama
Rekaman amatir warga yang viral di media sosial menunjukkan betapa rapuhnya sistem drainase perkotaan saat menghadapi intensitas hujan deras yang tinggi.








Komentar