Eks Ketua BEM UI Nyaleg, Dulu Hujat DPR, Sekarang Dihujat Netizen!

  • Whatsapp
Manik

JAKARTA – Manik Marganamahendra, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Namanya kembali menjadi perbincangan publik setelah diketahui mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo.

Manik menyatakan dirinya akan maju menjadi calon legislatif di Pemilu 2024. Hal itu dinyatakan melalui akun resmi Instagram pribadinya @margamahendra.

“Hari ini, sekaligus melihat kabar yang banyak tersebar di Twitter dan media lainnya. Saya ingin menjawab dan meminta doa serta dukungan teman-teman: Saya akan maju di Pemilu 2024, mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD DKI Jakarta dari @partaiperindo,” dikutip Beritapedia.co.id, kamis (15/6) pada penggalan postingan instagramnya beberapa waktu lalu.

Pada postingan tersebut, Manik menuturkan mengajak kepada teman-temannya untuk bersama-sama bergerak melalui gerakan sistemik dan meminta kritik, masukan dan saran.

“Jika teman-teman juga merasa terpanggil bergerak dalam ‘gerakan sistemik’ ini, izinkan saya meminta kritik, masukan dan saran. Saya mengajak kita untuk bergerak bersama!” tulisnya.

Sebelumnya, Manik Marganamahendra sempat viral usai menyampaikan kritikannya di gedung DPR RI pada 2019 silam.

Saat itu, Manik turut menggerakan mahasiswa menggelar aksi demo di depan gedung DPR RI terkait penolakan RUU KUHP, termasuk UU KPK.

Dihujat Netizen

Keputusan Manik untuk maju menjadi bakal calon legislatif DPRD DKI menjadi bahan perbincangan netizen, tidak sedikit netizen yang berkomentar pedas dan kontra dengan keputusan Manik.

“Makin ke sini makin paham, kalau yang teriak2 mengkritik kadang tidak tulus sepenuh hati mengkritik, ibarat teriak2 minta jatah kursi, ya semoga prasangka saya ini salah,” tulis akun zai***.

“Gak kaget samsek!! Bukannya yg sekarang duduk dikursi parlement adalah mereka yg dulu turun ke jalan ditahun 98?? Pada akhirnya semua akan “bungkam” jika diberi kekuasaan” tulis akun par***.

“Gimana bang, ludah sendiri enak ga rasanya?” tulis akun i.no***.

“makannya apapun, minumnya tetap ludah sendiri” tulis akun det***.

“siklus mahasiswa memang begitu.. pejabat yang kalian demo juga dulunya adalah mahasiswa yang suka demo.. kalau sudah masuk dunia kerja, liat uang banyak, maka segalanya akan berubah” tulis akun ind***.

Sosok Manik Marganamahendra

Dikutip dari berbagai sumber, Pria bernama lengkap Manik Marganamahendra ini kerap disapa Manik atau Arga oleh teman dan keluarganya, ia merupakan kelahiran Kota Bogor, 11 Desember 1996.

Pendidikan dasarnya ia bersekolah di SDN Semeru 1 Bogor. Kemudian Manik melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMPN 4 Bogor. Setelah lulus SMP, Manik masuk SMAN 1 Bogor.

Pada Perguruan tingginya, Manik kuliah di Fakultas Kesehatan Mahasyarakat (FKM) UI dengan program studi S1 Kesehatan Masyarakat tahun angkatan 2015.

Manik aktif dalam berbagai organisasi.

Termasuk ketika di bangku perkuliahan, ia menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI).

Ketika menjadi Ketua BEM UI, ia pernah menyerukan mosi tidak percaya kepada DPR dan menyebut DPR sebagai “Dewan Pengkhianat”.

Hal tersebut diungkapkan oleh Manik Marganamahendra di hadapan dua anggota DPR RI, seperti Masinton Pasaribu fraksi PDI Perjuangan dan politikus Gerindra Supratman Andi Agtas dan Heri Gunawan pada 24 September 2019.

Pada waktu itu, ia menyampaikan aspirasi kepada DPR.

Manik menjadi perwakilan dari ribuan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di depan kantor DPR RI pada 24 September 2019.

Maju jadi Bacaleg DPRD DKI Jakarta

Setelah lama tak terdengar, Manik diketahui maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo.

Ia akan bertarung di Pemilu 2024 dari Dapil 6 Jakarta Timur, meliputi Kecamatan Makasar, Cipayung, Ciracas, dan Pasar Rebo.

Dikutip dari info media, Manik mengaku terjun ke dunia politik untuk bisa menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Apa yang kemudian membuat saya hadir untuk ikut berpartisipasi dalam dunia? Tentu ini akan banyak sekali pertanyaan dari orang-orang,” ucapnya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (10/6/2023).

“Tapi ya balik lagi, saya merasa penting untuk membawa aspirasi ini ke dunia politik,” lanjutnya.

Menurutnya, selama ini para anggota dewan yang duduk di kursi parlemen belum bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat.

Oleh sebab itu, Manik berharap bisa berperan aktif menjembatani aspirasi masyarakat, sehingga pembangunan yang dilakukan pemerintah sejalan dengan apa yang dibutuhkan rakyat.

“Kita selama ini tidak memiliki jembatan yang kemudian menyampaikan aspirasi masyarakat di grass root, sehingga pada akhirnya bisa masuk ke sistem dan bisa diperdebatkan di dalam sistem,” ungkapnya.

Ia pun berkomitmen akan tetap bersikap tegas dan memihak rakyat.

Untuk itu, Manik meminta dukungan masyarakat guna memuluskan langkahnya menuju kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2024.

(Fahmi)

 

Tinggalkan Balasan