BERITAPEDIA.CO.ID, BANDUNG- Selain Membawa Misi 100% Persen Gaji Untuk Fakir Miskin, calon anggota DPR RI Partai Nasdem H.Deden Mulyana, S.SI.,M.M memiliki pandangan khusus terhadap sektor Pertanian Dan UMKM.
Sebagai pengusaha pituin Kabupaten Bandung, Caleg DPR RI ini sangat paham terhadap masalah permodalan Usaha Tani.
Kepada Beritapedia.co.Id, ia menguraikan masalah Pertanian. Diantaranya, mahalnya harga pupuk, produktifitas petani dan Permodalan Usaha Tani.
Berdasarkan temuan H. Deden Mulyana di Nagreg, ia banyak diberi masukan oleh petani Nagreg, yang mengeluhkan Permodalan Usaha Tani.
H. Deden pun menanggapi, “kita banyak menerima keluhan dari petani, diantaranya pupuk mahal, Dan modal usaha tani yang Tidak Ada,” ungkapnya.
Dalam konferensi Pers, dihadapan puluhan media, usai menemui Ratusan Masyarakat di RM Ajeng Pasundan Tenjolaya, Jumat (19/1/2024).
H. Deden Mulyana bercerita panjang visi dan misinya mencalonkan diri jadi Caleg DPR RI Dari Partai Nasdem.
Pada sektor Pertanian ini, ia berharap apabila dia duduk di DPR RI, akses modal usaha Tani bagi petani dapat lebih mudah.
“Petani dapat mengakses modal usaha Pertanian nya melalui Koperasi Tani,” ucapnya.
Koperasi ini harus diberdayakan, supaya para petani dapat menjalankan usaha tani nya.
Selain pertanian, UMKM pun tidak luput Dari Visi dan misinya tersebut berangkat dari kajian dirinya sebagai pengusaha di Kabupaten Bandung.
“Ada empat prioritas permasalahan yang harus Ada perubahan di Kabupaten Bandung,” ungkap H. Deden Mulyana.
Menurut Celeg DPR RI Partai Nasdem No. urut 4 ini, untuk permasalahan Kabupaten Bandung, Ia memiliki point2 penting untuk diselesaikan. Diantaranya, Keadilan, Lapangan Pekerjaan, UMKM Dan Pertanian.
“Ada permasalahan urgent yang harus di selesaikan melalui perubahan untuk Kabupaten bandung, diantaranga yang pertama adalah Keadilan,” ungkapnya.
Setelah dirinya dan Tim gencar bersosialisasi di Kabupaten Bandung, menemukan masalah-masalah yang harus di selesaikan.
Masalah yang pertama adalah dalam bidang hukum, masyarakat Kabupaten Bandung belum. Mendapatkan rasa Keadilan.
Masalah lain yang ia soroti adalah lapangan pekerjaan, sebagai pengusaha, is bertekad untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Permasalahan UMKM pun menjadi prioritasnya, pasalnya Anggota DPR RI perlu membuat regulasi yang membatasi pertumbuhan Pasar modern yang saat INI masuk ke perkampungan.
Terakhir, ia sampaikan misi lainnya, yakni dalam bidang Pertanian. Petani di Nagreg, yang banyan mengeluhkan permodalan usaha tani.
Hal INI pun menjadi Konsern nya ketika ia terpilih jadi Anggota Legislator DPR RI kedepan.
” para petani banyak yang mengeluhkan modal usaha tani, mereka perlu di perjuangkan melalui keterwakilan dewan,”pungkasnya.
(Andi Rohendi)







