Hj. Nia Purnakania: Paparkan Peluang Ekonomi Kreatif Di Jabar

  • Whatsapp
IMG 20230715 125306
Nia Purnakania, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi 4 pada acara sosialisasi perda Nom 15 Tahun 2017 di Nagreg, Kabuoaten Bandung, Sabtu (15/7/2023).

BERITAPEDIA.CO.ID, BANDUNG- Provinsi Jawa Barat memiliki potensi besar dalam peningkatan Kapasitas dan kuantitas pelaku usaha Ekonomi Kreatif, yang banyak digemari anak muda di jawa Barat.

IMG 20230715 125306
Nia Purnakania, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi 4 pada acara sosialisasi perda Nom 15 Tahun 2017 di Nagreg, Kabuoaten Bandung, Sabtu (15/7/2023).

Data menunjukan, 49,2 juta Jiwa Anak muda merupakan potensi yang besar secara perekonomian di Jawa Barat melalui ekonomi kreatif.

Hal itu, diutarakan anggota DPRD Provinsi Hj. Nia Purnakania, SH, MKn, Komisi Komisi 4 dapil Jabar II Kabupaten Bandung, pada acara sosialisasi peraturan Daerah No. 15 Tahun 2017 tentang perekonomian kreatif,  di Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/7/2023).

Untuk itu, pemerintah harus hadir sebagai upaya untuk menangkap peluang tersebut.

“Di era digitalisasi ini, pemerintah harus hadir untuk menangkap peluang besar dalam sektor ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Begitu pula peranan legislatif,  yang berperan untuk membuat regulasi sebagai payung hukum agar masyarakat dapat mengembangkan usaha ekonomi kreatif.

“Perda ini  intinya adalah sebagai payung hukum dan dukungan pemerintah, terhadap para pelaku ekonomi, bagaimana anak muda memiliki maenset sebagai entrepeneur,” paparnya.

Di era digital ini, pemerintah harus selalu hadir bagi para pemuda yang akan mengembangkan usaha ekonomo kreatif.

Untuk realisasinya di Jawa Barat, Ibu nia memandang, realisasi perda tentang ekonomi kreatif di provinsi jawa barat belum maksimal.

“Belum maksimal, makanya kita berkewajiban untuk menerua mensosialisasikannya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tesebut, Nia berpesan ada paranpemuda agar terus berjuang untuk menciptakan lapangan kerja. “Lebih baik kita yang bisa menciptakan peluang pekerjaan,” katanya.

Kami  dari dprd provinsi salah satunya kami ingin mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Yang tidak tersentuh oleh pemerintah, bagaimana pemerintah dapat membantu pelaku ekonomi kreatif, sebab ekrap  sangat menopang  bangsa indonesia adalah industri kecil menengah.

Penulis: Andi Rohendi

Tinggalkan Balasan