KWT Batur Sadulur Babakan Peuteuy Perkenalkan Greenhouse Hidroponik Kepada Siswa MI Annajah

  • Whatsapp
Green House
KWT Batur Sadulur Babakan Peuteuy Perkenalkan Greenhouse Hidroponik Kepada Siswa MI Annajah

Beritapedia.co.id- Kelompok Tani Wanita (KWT) Batur Sadulur Desa Babakan Peuteuy, memperkenalkan teknologi Pertanian Green House (GH) Hidroponik sejak dini kepada anak sekolah.

Diikuti oleh Puluhan siswa kelas 5 dan 6 MI Annajah, dan bertempat di Greenhouse (GH) Hidroponik KWT Batur Sadulur dusun 3 RW.08 Kp. Babakan Peuteuy, Kamis (1/8/2024).

Kepala Sekolah MI Annajah Syarif Abdul Mu’thi, mengutarakan pentingnya edukasi lapangan sejak dini kepada siswanya. Agar siswa sedikitnya memahami bagaimana produksi pertanian melalui green House.

“Menurut kami memperkenalkan teknologi pertanian kepada anak sekolah sangat penting, apalagi secara mayoritas orang tua siswa kami.adalah petani,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan. Sebab, selain bermanfaat bagi sekolah yang menerapkan kurikulum pembelajaran, juga bagi siswa semoga timbul motivasi untuk terua berkarya.

 

Kebetulan para guru, orang tua dan pengelola sekolah Annajah memiliki hobi bertani, hanya terbatas permasalahan lahan.

“Nah, dengan teknologi green house ini mudah-mudahan bisa membantu,” ungkap Syarif.

Ia berharap bagi anak-anak didij kami setelah diperkenalkan ke GH, bisa menjadi barometer bagi anak untuk berkarya di bidang pertanian kedepan.

Harapan Pak Syarif Abdul Mu’ti selaku pribadi dan pengelola sekolah, kegiatan ini dapat berlanjut.

“Kendati perkembangannya step by step, tapi.kami harapkan ini terus berlanjut,” harap syarif.

Di pihak lain Kepala Desa Babakan Peuteuy melalui Kadus Wawan mengutarakan program Green House adalah program unggulan Ketahanan Pangan Desa.

“Ya, untuk desa kami program ketahanan pangan direalisasikan salah satunya kepada sektor pertanian hidroponik atau green house,” ucap Wawan.

Saat ini sudah ada empat GH yang di bangun dan produksi. Adapun, komoditi produksinya adalah sayuran.

“Di desa kami sudah di bangun, empat green house diantaranya di RW. 08, 07, 04 dan RW 11 yang secara pengelolaannya di kelola KWT,” ucap Wawan.

Efek lain dari pembangunan Green House yang di danai desa, salah satunya juga adalah masyarakat tertarik bertani melalui GH.

“Kini ada juga masyarakat, yang membangun.dan mengelola secara mandiri Green House,” pungkas Wawan.

Amri Pendamping Mandiri Green House Desa Babakan Peuteuy merasa hal ini positif dan harus terus dilanjutkan. Dengan harapan taknologi green house di Desa bisa berkembang.

“Kalau hari ini keberadaan greenhouse baru sedikit mudah-mudahan dengan terus dilakukan edukasi kepada masyarakat, masyatakat desa bisa termotivasi dan bertani melalui teknis greenhouse,” ucap Amri.

Penulis/Editor: Taopik/Andi

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan