GARUT – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memberikan semangat kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan di Kabupaten Garut untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan kepekaan terhadap dinamika kebutuhan pasar.
Penekanan ini disampaikan Putri Karlina saat pembukaan Pelatihan Pemberdayaan UMKM Perempuan Melalui Aisyiyah Digitalisasi Pemasaran, yang berlangsung di Madrasah Diniyah Takmiliyah Muhammadiyah, Kecamatan Garut Kota, pada hari Minggu.
Dalam sambutannya, Putri Karlina menegaskan bahwa di era persaingan yang semakin ketat, UMKM perempuan harus mampu beradaptasi dan berinovasi.
“Dua hal yang menjadi kunci penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan adalah peningkatan kapasitas diri dan kemampuan membaca tren pasar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi UMKM perempuan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien, terutama melalui pemanfaatan platform digital.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Aisyiyah, organisasi perempuan Muhammadiyah, yang bertujuan untuk memberikan dukungan konkret bagi pemberdayaan ekonomi perempuan di Garut.
Melalui program digitalisasi pemasaran ini, diharapkan UMKM perempuan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, dan pada akhirnya memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Garut, pengurus Aisyiyah, serta puluhan pelaku UMKM perempuan yang antusias mengikuti pelatihan. (Candra)







