Yayasan Mulia Harapan Laksana, Geber Bangun 5 dapur MBG Awal Tahun Siap Operasi 1 diantaranya sudah Beroperasi

BERITA8 Dilihat

Penulis: Andi Rohendi

Merilis dan menyimak atensi Yayasan Mulia Harapan Laksana, yang tengah mengGeber Bangunan 5 dapur MBG untuk beroperasi di  Awal Tahun 2026 Satu diantaranya sudah Beroperasi di tahun 2025.

Operasional Dapur Dinanti Pekerja, Penerima dan Petani sebagai Suplier

BERITAPEDIA.CO.ID Kehadiran lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang tengah digeber pembangunan dapurnya di beberapa desa di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung Jawa Barat dinantikan.

Ketua Yayasan Mulia Harapan Laksana Mochamad Lutfhi Haffiyan didampingi unsur Forkopincam Cicalengka saat meresmikan Dapur MBG SPPG Nagrog 2.

Adalah Yayasan Mulia Harapan Laksana yang tengah membangun 5 dapur MBG di Desa Dampit, Desa Tenjolaya, Desa Panenjoan, Desa Cikuya dan Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka.

Sebagai bukti dukungan terhadap kebijakan presiden pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tentu saja pencapaian progres pembangunan dapur dan operasional SPPG sangat dinantikan oleh berbagai pihak, diantaranya pekerja SPPG, Penerima Manfaat, dan Para suplier bahan baku yang diantaranya adalah para petani.

Sebab, dengan beroperasinya SPPG yang di gawangi Yayasan ini, setidaknya akan membuka harapan baru dalam meningkatkan ekonomi.

Jika dihitung, dari 5 dapur yayasan ini akan menjaring jumlah pekerja yang diperkirakan mencapai ratusan  pekerja SPPG yang direkrut dari desa tempat domisili dapur.

Selain itu, rantai distribusi produksi hasil tani akan terserap dengan kuantiti tonase yang luar biasa jumlahnya. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi rakyat di tahun 2026.

Sebagai owner Yayasan Mulia Harapan Laksana Mochamad Luthfi Haffiyan di akhir tahun 2025, ini mengucapkan rasa syukur nya kepada Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan kepadanya. Untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya ucapkan Alhamdulillah, hidup saya dan keluarga bisa bermanfaat bagi masyarakat, semoga dapur ini cepat kelar dan masyarakat pun bisa merasakan manfaatnya,”ujar kang UPI sapaan akrab.

Dirinya salut dengan program presiden, melalui program MBG ini. Bagi Kang UPI, MBG adalah the big market, pasar besar yang akan menggerakkan ekonomi rakyat.

“Bagi saya MBG adalah pasar besar bagi semuanya, terutama sektor pertanian. Karena MBG sebagai jaminan bagi petani dalam menyalurkan hasil taninya,”ucapnya.

Maka di akhir tahun ini, ia berdoa semoga Allah memberikan kekuatan bagi dirinya dapat menyelesaikan pembangunan dapurnya.

“MBG adalah mata rantai kemajuan ekonomi rakyat, sebagai jaminan produksi petani karena hasilnya bisa tersalurkan,”pungkasnya. ***

Komentar