Memperingati Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar aksi kebersihan massal bertajuk “Gerakan Ngariksa Hate
GARUT, BERITAPEDIA – Memperingati Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar aksi kebersihan massal bertajuk “Gerakan Ngariksa Hate”. Aksi yang dipusatkan di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie, Tarogong Kaler, pada Jumat (13/2/2026) ini, sekaligus menjadi momentum menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin langsung kegiatan gotong royong ini dengan menggandeng unsur TNI-Polri, jajaran DPRD Kabupaten Garut, serta seluruh perangkat daerah.
Menjalankan Instruksi Presiden Prabowo Subianto
Dalam arahannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Kegiatan hari ini adalah momentum penting. Selain memperingati HJG ke-213, ini adalah wujud pelaksanaan perintah Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang meminta kita semua untuk lebih serius menjaga kebersihan lingkungan secara nasional,” ujar Bupati di sela-sela aksi.
Instruksi Khusus: Surat Edaran Kebersihan untuk Sekolah dan Kantor
Mengingat sejarah Kabupaten Garut yang pernah menyandang predikat kota terbersih di Indonesia, Bupati meminta konsistensi dari seluruh elemen masyarakat. Ia pun menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Garut untuk segera menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kebersihan lingkungan.
Surat Edaran tersebut nantinya akan mewajibkan seluruh instansi, mulai dari:
- Perkantoran pemerintah dan swasta.
- Lembaga pendidikan (Sekolah).
- Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Tujuannya agar aktivitas menjaga kebersihan dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, bukan hanya saat peringatan hari besar. “Saya mengajak ASN dan masyarakat untuk terus peduli, menjaga, serta memelihara lingkungan kita,” tambahnya.
Libatkan 300 Personel Gabungan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menjelaskan bahwa Gerakan Ngariksa Hate ini merujuk pada Himbauan Bupati Garut Nomor 400.14.1.1/637/UM.
Menurut Jujun, ada sekitar 300 peserta yang turun ke jalan untuk membersihkan area sepanjang Jalan Ibrahim Adjie.
“Tujuan utama peringatan HPSN 2026 yang dirangkaikan dengan HJG ke-213 ini adalah memperkuat ikatan antara manusia dan alam. Kita ingin budaya gotong royong kembali kuat di Garut,” pungkasnya. (Nuroni)







Komentar