PAC PDI-P Leles Soroti Kelangkaan Gas Melon di Garut, Desak Solusi Cepat Dari Pemerintah
GARUT – Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kg atau “gas melon” di berbagai wilayah Kabupaten Garut mulai memicu keresahan warga. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Leles, H. Nono Darsono, Jumat (27/03/2026).
H. Nono Darsono mengungkapkan kekhawatirannya terhadap beban masyarakat yang semakin berat akibat sulitnya mendapatkan gas melon. Menurutnya, banyak warga di wilayah Kecamatan Leles yang terpaksa berkeliling hingga ke luar daerah demi mendapatkan tabung gas untuk kebutuhan sehari-hari.
“Iya kang, saya sebagai perwakilan partai politik PDI-P sangat mengkhawatirkan kondisi warga di Kabupaten Garut, khususnya di wilayah Leles. Sampai ada warga yang keliling mencari gas 3kg itu ke luar wilayah kecamatan,” ujar H. Nono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Lebih lanjut, ia mengecam keras jika kelangkaan ini sengaja diciptakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menduga adanya oknum yang melakukan penimbunan untuk memanfaatkan situasi menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, yang mengakibatkan harga di pasar melonjak hingga dua kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Saya mengutuk keras jika kelangkaan ini disebabkan oleh oknum penimbun yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi, hingga harga jual mencapai dua kali lipat dari HET,” tegasnya.
Di tengah situasi sulit ini, H. Nono menaruh harapan besar pada momentum silaturahmi dan halal bihalal antara Pemerintah Kabupaten Garut yang dihadiri Bupati Abdusy Syakur Amin bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) di RM Astro Cimaragas, Cilawu.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan menghasilkan solusi konkret dan langkah strategis untuk menormalisasi pasokan gas melon di Garut.
“Semoga momen pertemuan Bupati dengan Hiswana Migas menjadi solusi yang tepat bagi warga masyarakat Garut,” pungkasnya. (redxxx84)










Komentar