Pakar Bandingkan Serangan Iran ke Israel, Begini Kecanggihannya

HEADLINE7 Dilihat

Beritapedia.co.id, Jakarta – Beberapa ahli militer menyamakan serangan Iran terhadap Israel akhir pekan lalu dengan strategi yang digunakan Rusia dalam invasi ke Ukraina.

Pada Sabtu yang lalu, dipublikasikan bahwa Iran telah mengirim 300 drone, rudal balistik, serta rudal jelajah menuju Israel.

Menurut anggota militer Israel (IDF), hampir semua serangan berhasil dideteksi sebelum mencapai sasaran.

Brian Carter dan Frederick W. menyatakan bahwa strategi serangan yang digunakan sangat mirip dengan serangan yang telah dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina.

BACA JUGA: Potensi Kuat Nilai Tukar Naik Rp 17.000/USD, Dampak Perang Iran-Israel

Dalam sebuah artikel di Business Insider, pada hari Selasa tanggal 16 April 2024, Kagan, seorang ahli pertahanan dari Critical Threats Project milik American Enterprise Institute, dikutip mengatakan, IDF memperkirakan bahwa serangan tersebut melibatkan sekitar 170 drone, 30 rudal jelajah, dan 120 rudal balistik.

Drone berhasil diluncurkan dengan sukses sebelum rudal balistik ditembakkan. Ada kemungkinan bahwa mereka berharap serangan akan mencapai jendela pertahanan udara Israel pada saat yang sama dengan rudal jelajah dan drone, demikian pendapat seorang analis.

Tujuan dari menggunakan drone dan rudal jelajah dengan kecepatan yang lebih rendah adalah untuk menyebabkan kelelahan pada sistem pertahanan udara Israel. Dengan cara ini, rudal balistik akan lebih lancar dalam memfokuskan targetnya.

Menurut ahli, Rusia sudah mengambil pendekatan yang serupa beberapa kali.

“Pertahanan Israel yang jauh lebih maju daripada Ukraina tidak dianggap oleh pasukan Iran sebagai penghalang yang efektif untuk mencegah serangan seperti itu,” tambahnya.

Meskipun demikian, beberapa pihak tidak sependapat bahwa Iran mengadopsi taktik yang sama dengan yang dilakukan Rusia di Ukraina. Fabian Hinz, seorang ahli pertahanan dari London International Institute for Strategic Studies, menyatakan bahwa Iran melakukan serangan dengan menggunakan kombinasi rudal sebagai upaya untuk memberikan peringatan kepada Israel.

Jadi, Iran menggunakan taktik mengirim peringatan yang tegas kepada Israel dengan melakukan serangan akhir pekan yang lalu.

“tujuan serangan ini adalah untuk memulihkan kembali sistem pencegahan di Iran.” Menurut Rodger Shanahan, seorang anggota lembaga pemikir Australia, Lowy Institute.

 

Komentar