JAKARTA – Presiden Republik Indonesia resmi melakukan perombakan atau reshuffle besar-besaran pada susunan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Upacara pelantikan ini berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja birokrasi, merotasi menteri koordinator, hingga meregenerasi pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Bahlil Lahadalia Emban Jabatan Ganda di Sektor Energi
Salah satu sorotan utama dalam reshuffle kabinet kali ini adalah penunjukan Bahlil Lahadalia yang kini memegang dua jabatan sekaligus. Bahlil resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Di saat yang sama, ia juga tetap merangkap tugas lama sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kebijakan rangkap jabatan ini diambil demi mempercepat integrasi serta eksekusi program hilirisasi nasional dan transisi energi bersih.
Rotasi Posisi Menteri Koordinator dan Menteri Teknis Baru
Pergeseran signifikan juga terjadi pada sejumlah posisi menteri koordinator (Menko) serta jajaran menteri teknis:
- Sugiono: Sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, kini dirotasi menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menggantikan Pratikno.
- Dudung Abdurrahman: Resmi dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
- Armanatha Kristiawan Nasir: Diplomat senior ini resmi mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri baru.
- Muhammad Sarmuji: Resmi menjabat sebagai Menteri Perindustrian untuk menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Daftar Wakil Menteri Baru yang Dilantik
Untuk memperkuat akselerasi kerja di berbagai kementerian, Presiden juga melantik sejumlah wakil menteri baru, antara lain:
- Drajat Hari Wibowo – Wakil Menko Perekonomian
- Nur Kholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan
- Luki Alfirman – Wakil Menteri Keuangan
- Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian
- Irwan Meilano – Wakil Menteri Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan
Regenerasi Polri: Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Di sektor keamanan nasional, terjadi perubahan besar pada struktur kepemimpinan Korps Bhayangkara. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kapolri. Beliau langsung dialihkan tugasnya untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Dudung Abdurrahman.
Sebagai penerus, posisi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi diserahkan kepada Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Untuk mendampingi Kapolri baru dalam menjaga soliditas internal dan menghadapi tantangan keamanan ke depan, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat turut dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).
Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan pengabdian panjang kepada bangsa dan negara, pemerintah memberikan penghargaan sipil tertinggi sebelum prosesi sertijab dilakukan:
- Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna.
- Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adi Pradana.




