Amerika Serikat, Beritapedia.co.id-Senin 24 juli 2023 Vladimir Putin sebagai presiden Rusia telah menandatangani aturan hukum terbaru yang berisi tentang anti perubahan kelamin.
Aturan hukum terbaru ini menjadi pukulan telak bagi komunitas LGBTQ+ di Rusia yang sudah diperangi sejak lama.
Seperti dilansir Associated Press, Rabu 26 juli 2023, aturan hukum atau undang-undang (UU) baru itu disetujui dengan suara bulat oleh kedua majelis pada parlemen Rusia
UU baru yang diteken Putin itu secara tegas melarang ‘intervensi medis apa pun yang bertujuan mengubah jenis kelamin seseorang’ serta mengubah jenis kelamin seseorang dalam dokumen resmi dan catatan publik.
Didalam UU itu juga membatalkan pernikahan jika salah satunya telah ‘mengganti jenis kelaminnya’, dan melarang transgender untuk menjadi orang tua asuh atau orang tua angkat.
Larangan itu disebut berasal dari kampanye Kremlin dalam melindungi apa yang dipandang sebagai ‘nilai-nilai tradisional’ Rusia.
Para anggota parlemen Moskow menyebut UU itu melindungi Rusia dari ‘ideologi anti-keluarga Barat’, dengan beberapa menggambarkan transisi jenis kelamin sebagai ‘setanisme murni’.
Sudah satu dekade Rusia menindak keras terhadap kaum LGBTQ ketika putin pertama kali Putin pertama kali mendeklarasikan fokus pada ‘nilai-nilai keluara tradisional’.
Tahun 2013, Kremlin mengadopsi UU yang melarang dukungan publik apa pun terhadap ‘hubungan seksual non-tradisional’ di antara anak di bawah umur. Kemudian tahun 2020, Putin mendorong melalui reformasi konstitusi yang melarang pernikahan sesama jenis.
Pada tahun lalu, Putin menandatangani aturan hukum yang melarang ‘propaganda hubungan seksual non-tradisional; di antara orang dewasa







Komentar